January 13, 2009
· Filed under tips berSpeda · Tagged renungan
Source from Sepedaku dot com
UNTUK DIRI SENDIRI:
Setiap akan pergi bersepeda aku akan memastikan beberapa hal:
- Aku harus pastikan bahwa tubuhku dalam kondisi fit, walaupun bersepeda untuk jalur ringan sekalipun Keletihan akan membuat fungsi control dan reflex anggota tubuh menurun.
- Aku harus pastikan hati dan jiwaku saat itu juga harus stabil. Tidak dalam kondisi banyak pikiran atau menghadapi masalah berat dikantor dan dirumah. Hati dan jiwa yang tidak tenang akan membuat tidak fokus dan hilang konsentrasi.
- Aku harus pastikan sepedaku dalam kondisi layak jalan. Aku harus pastikan kelancaran drive train, kepakeman rem, periksa tekanan angin ban dan kelaikan komponen lainnya. Kegagalan kelaikan sepeda dapat mencederai bahkan berakibat fatal bagi pengendaranya.
- Apabila saat itu, ketiga hal di atas tidak dapat kupenuhi, akan kubatalkan rencana bersepeda walaupun ada event/gathering sekalipun.
- Aku harus focus dan berhati-hati selama perjalanan, bahkan dalam jalur yang telah aku sering lalui sekalipun. Menganggap remeh dan perasaan jumawa akan membuatku lengah.
- Aku harus ekstra hati-hati apabila mencoba jalur baru yang belum pernah aku lalui. Aku tidak harus selalu mengikuti apa yang dilakukan tour leader disetiap tanjakan dan turunan, karena kemampuan setiap orang adalah berbeda.
- Aku tidak akan cepat panas hati apabila diledek disaat TTB. Aku akan ikuti kata hatiku setiap menghadapi rintangan. Karena dirikulah yang paling tahu batas-batas kemampuanku saat itu.
- Selama perjalanan apabila melihat pengendara lain melakukan hal yang berisiko tinggi, aku tidak sungkan lagi untuk mengingatkannya, misalnya mereka yang tidak memakai helmet atau melakukan aksi-aksi ekstrem lainnya di lintasan.
November 24, 2008
· Filed under tips berSpeda · Tagged bike anatomy

klik gambar untuk memperbesar
Ukuran FRAME
Ukuran sepeda berdasarkan tinggi frame dibagi menjadi 2 macam yaitu :
1. Tinggi frame diukur dari tengah-tengah BB shell ke pertemuan antara 3 frame yaitu seattube,top tube,dan seat stay disebut ukuran center to center (C-C).
2. Tinggi frame diukur dari tengah-tengah BB shell ke bagian teratasseat tube disebut ukuran center to top(C-T).
Read the rest of this entry »
November 5, 2008
· Filed under tips berSpeda · Tagged safety riding bike
Disadur bebas dari http://bataviabike.blogspot.com
1. Sebelum bersepeda

Pastikan bahwa sepeda anda aman dikendarai — rem bekerja baik, roda dan ban dalam kondisi bagus.
Selalu gunakan helm — ia akan sangat membantu jika terjadi kecelakaan.
Pastikan bahwa para pengguna jalan bisa melihat anda. Kenakan bahan fluorescent di siang hari. Di malam hari kenakan bahan yang memantulkan sinar.

Pastikan lampu depan dan belakang bekerja baik dan reflektor belakang cukup bersih.
Jika harus membawa sesuatu, gunakan tas sepeda. Pastikan bahwa pakaian anda tidak akan tersangkut di rantai atau roda.
2. Di tempat penyeberangan / Lampu merah

Di tempat penyeberangan anda wajib berhenti jika ada pejalankaki di atasnya meski hanya satu orang. Jangan ikuti kesalahan para pengendara mobil dan motor Jakarta yang tidak manusiawi.
3. Di Bundaran

Jika merasa tidak aman, turunlah dan tuntun sepeda anda. Di bundaran, kendaraan yang memiliki prioritas adalah kendaraan yang berada di sebelah kanan anda, dan kendaraan yang sudah berada di bundaran.
Mobil biru memiliki prioritas terhadap mobil merah. Saat anda memasuki bundaran, anda berada di sebelah kanan mobil merah, dan memiliki prioritas.
4. Memberi tanda jika berbelok


Berilah tanda yang jelas kepada para pengguna jalan akan apa yang ingin anda lakukan. Hindari melakukan perubahan arah perjalanan yang tiba-tiba, karena setiap kejutan di keramaian lalulintas berpotensi pada kecelakaan.